
Kades Rawagempol Wetan H. Udin Abdul Gani
Indonesiaseharusnya-jabar.com – Karawang, kamis (30/12/21). Petani yang tergabung dalam kelompok tani Sri Mukti Desa Rawet dan Desa Sukatani selama 6 (enam) bulan sulit bercocok tanam.
Masalahnya, saluran irigasi Cikalong tanggul menuju ke 6 Desa jebol cukup parah. Akibatnya, area sawah seluas 1000 Hektar yang berlokasi di 6 Desa yaitu: 1. Desa Sukatani, 2. Desa Mekarmaya, 3. Desa Rawagempol Wetan, 4. Desa Cilamaya, 5. Desa Muara Baru, 6. Desa Muara, akibatnya lahan pertanian warga kesulitan untuk mendapatkan aliran air dari Irigasi.
Hasil pantauan awak media di lapangan, saluran ini jebol kurang lebih sepanjang 50 meter. Kondisinya cukup parah dan sulit dijangkau, sehingga tidak bisa ditangani tuntas dengan penanganan jangka pendek. Sejak saat itu pula, 6 Desa warga setempat tidak bisa melakukan pengairan ke areal sawahnya. Total luas areal sawah yang terdampak mencapai sekitar 65 hektar gagal panen.

Permohonan para petani dan beberapa Kepala Desa meminta kepada instansi terkait. Diantaranya H. Dadang, H. Aas, H. Muhyi, H. Agus, Ust. H. Syarif dan H. Dacing meminta untuk segera memberikan solusi agar perairan bisa sampai ke sawah milik warga di 6 Desa.
“Kami sudah berusaha melakukan perbaikan secara swadaya, tetapi kami tak mampu. Karena kerusakan aliran air Irigasi cukup parah sekali. Semoga Dinas PUPR, Camat Cilamaya Wetan, Dinas Pertanian bisa membantu memecahkan solusi kami agar sawah di beberapa Desa bisa terairi,” Ungkap Kades H. Udin Abdul Gani.
(ROCHMAN/Red.Vidra)